Oct 15, 2012

Islam Vs. Eksplorasi aurat


Dewasa ini pemikiran-pemikiran para pemuja kebebasan yang menunggangi lebaralisme, sering menyebut-nyebut islam sebagai agama yang sangat kaku dan tidak menerima perkembangan zaman dengan mengungkung para wanita dalam penjara akhlak yang mengharuskan para muslimah menutup aurat sesuai syari'at. Mereka berpendapat perintah menutup aurat adalah bentuk pengekangan kreatifitas dan eksplorasi gaya ataupun style yang terus berkembang seiring bertukarnya zaman menjadi era modernisasi.
Benarkah semua itu?

Hal itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai keislaman yang kaffah (yang sebenar-benarnya). Mengapa demikian? Karna pada prinsipnya segala aturan yang telah allah gariskan dalam al-qur'an yang mulia sangat komprehensif , menyeluruh untuk semua zaman, jadi bagaimana mungkin mereka berkata bahwa aturan islam sangat kuno dan tidak bisa lagi diterapkan di zaman ini.

Islam sangat memuliakan wanita dengan cara yang sangat halus dan tidak memberatkan sehingga tidak terkesan overprotektif, islam memerintah para wanita untuk menutup aurat agar ia jauh dari mata-mata terkutuk yang akan mengurangi iffah. Karena penyelewengan atau tindakan amoral lainnya sebenarnya terjadi karena kita memberi celah alasan dan juga kesempatan.

Selain perintah untuk menutup aurat, islam juga memiliki sistem penjagaan wanita yang apik yaitu seorang wanita dilarang bepergian selain ditemani oleh mahramnya. Subhanallah, jika kita mau menganalisa lebih jauh betapa islam telah menetapkan nilai-nilai yang sempurna untuk menjaga hak dan kebebasan para wanita sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu, lalu bagaimana bisa mereka yang baru saja memikirkan tentang hal ini mengatakan islam menentang hak dan kebebasan wanita??

Bisa dikatakan bahwa bentuk eksplorasi auratlah yang sebenarnya merupakan bentuk pengekangan terhadap kebebasan. Selain tidak memberikan jaminan keamanan, eksplorasi aurat juga menuntut mengikuti berbagai style yang nantinya akan memperbudak kita. Dapat kita lihat pada faktanya seorang wanita yang selalu trendy akan terus mengejar style-style yang selalu saja update tiap harinya dan akan merasa kurang jika temannya lebih stylish atau lebih trendy dari dirinya. Begitulah betapa islam sangat menjunjung tinggi hak seorang wanita. "dan untuk setiap orang bagiannya masing-masing".

No comments:

Post a Comment